Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan untuk mengembangkan LKPD berbasis PBL untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik pada mata pelajaran PBahasa Indonesia yang valid atau layak digunakan dan efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada model pengembangan Thiagarajan, yang terdiri dari tahapan 4D yaitu define, design, develop dan disseminate. LKPD berbasis PBL yang telah dikembangkan, divalidasi oleh tim validasi ahli dan praktisi. Uji coba LKPD dilakukan di V SD PAB 13 Medan Helvetia dengan jumlah peserta didik sebanyak 20 orang. Uji coba ini dilakukan untuk menguji keefektifan dengan memberikan angket respon peserta didik dan test kemampuan berpikir kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) produk LKPD berbasis Problem Based Learning sudah memenuhi kelayakan dari semua aspek, meliputi aspek materi, bahasa, maupun desain pembelajaran dengan total skor rata-rata yang diperoleh sebesar 3,45 dan total nilai persentasenya sebesar 86,38 dengan kategori “sangat baik” sehingga dapat dinyatakan LKPD sangat valid dan layak digunakan. (2) produk LKPD berbasis Problem Based Learning yang telah dikembangkan sudah memenuhi kriteria efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Hal tersebut dapat dilihat berdasarkan pada peningkatan hasil kemampuan berpikir kritis siswa memperoleh persentase ketuntasan belajar klasikal 85%. Hal tersebut menunjukkan bahwa secara klasikal, siswa telah tuntas belajar. Kemampuan berpikir kritis siswa mengalami peningkatan serta siswa juga memberikan respon yang positif terhadap LKPD berbasis PBL yang digunakan.
Copyrights © 2026