Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media flash card berbasis budaya lokal Bangka Belitung sebagai sarana pembelajaran literasi keuangan bagi anak usia dini. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) dengan desain Research and Development (R&D) yang melibatkan 40 anak usia 5–6 tahun di dua lembaga PAUD di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Data dikumpulkan melalui observasi, angket validasi ahli, serta tes pemahaman awal dan akhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan memiliki tingkat kelayakan sangat tinggi berdasarkan validasi ahli materi (92%) dan ahli media (89%). Uji coba terbatas menunjukkan peningkatan rata-rata skor pemahaman literasi keuangan anak dari 56,4 pada pretest menjadi 84,7 pada posttest, meningkat sebesar 28,3 poin (50,17%). Tingkat keterlibatan anak selama pembelajaran mencapai 85% berdasarkan hasil observasi terstruktur. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan budaya lokal sebagai konteks pembelajaran efektif dalam meningkatkan pemahaman anak terhadap konsep kebutuhan dan keinginan, fungsi uang, serta kebiasaan menabung. Penelitian ini menghasilkan model media literasi keuangan berbasis budaya yang tervalidasi dan siap diimplementasikan secara lebih luas dalam pendidikan anak usia dini, dengan potensi pengembangan lebih lanjut pada aspek interaktivitas dan perluasan uji efektivitas.
Copyrights © 2026