Penelitian ini membahas prinsip tawâzuniyyah (keseimbangan) dalam Al-Qur’an dan relevansinya dalam pembelajaran dengan fokus kajian pada QS. Ar-Rahman ayat 4–13 melalui pendekatan tafsir tarbawy. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan makna keseimbangan yang terkandung dalam ayat tersebut serta bagaimana prinsip tersebut dapat menjadi landasan konseptual bagi pengembangan pendidikan Islam yang integratif dan holistik. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan (library research) dengan sumber data primer QS. Ar-Rahman ayat 4–13 dan data sekunder berupa tafsir-tafsir Al-Qur’an serta literatur pendidikan Islam yang relevan. Analisis dilakukan secara kualitatif dengan pendekatan induktif untuk menemukan pola-pola konseptual terkait penerapan prinsip tawâzuniyyah dalam pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa QS. Ar-Rahman ayat 4–13 menegaskan pentingnya keseimbangan antara aspek spiritual dan material, dunia dan akhirat, teori dan praktik, serta manusia dengan lingkungannya. Prinsip ini memberikan paradigma baru dalam pendidikan Islam yang tidak hanya menekankan aspek kognitif, tetapi juga spiritual, moral, dan ekologis. Dengan demikian, tawâzuniyyah dapat dijadikan dasar untuk merancang model pembelajaran yang lebih seimbang, adil, dan sesuai dengan tujuan penciptaan manusia sebagai hamba Allah dan khalifah di bumi
Copyrights © 2026