Bullying merupakan salah satu permasalahan serius di lingkungan sekolah yang berdampak negatif terhadap korban, baik secara fisik, psikologis, maupun sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan program sosialisasi anti-bullying di SD 87 Pattiro sebagai upaya pencegahan dan penanganan kekerasan di sekolah. Metode yang digunakan meliputi observasi, ceramah edukatif, diskusi interaktif, dan pendekatan motivatif agar siswa memahami serta menginternalisasi nilai-nilai anti-bullying. Program ini juga memberikan pemahaman tentang konsekuensi hukum bagi pelaku bullying sesuai peraturan yang berlaku. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan signifikan terhadap pemahaman siswa mengenai definisi, jenis, dan dampak bullying, baik verbal, fisik, sosial, maupun siber. Berdasarkan hasil evaluasi sebelum dan sesudah kegiatan, tingkat pemahaman siswa meningkat hingga 85%. Selain peningkatan kognitif, terjadi pula perubahan perilaku positif, di mana siswa menjadi lebih berani melapor, menunjukkan empati, serta aktif membentuk kelompok anti-bullying di sekolah. Program ini terbukti efektif dalam menumbuhkan karakter positif, memperkuat solidaritas antar siswa, dan menciptakan lingkungan belajar yang aman, harmonis, serta inklusif.
Copyrights © 2026