Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan pendekatan Socio-Scientific Issues (SSI) terhadap kemampuan scientific reasoning siswa sekolah dasar dalam pembelajaran IPAS. Penelitian menggunakan desain kuasi eksperimen dengan melibatkan dua kelas, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol yang masing-masing berjumlah 50 siswa. Instrumen penelitian berupa tes scientific reasoning yang diberikan sebelum (pre-test) dan setelah pembelajaran (post-test). Analisis data dilakukan menggunakan perhitungan N-Gain dan uji t untuk mengetahui perbedaan peningkatan kemampuan antara kedua kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai pre-test kelas eksperimen sebesar 73 meningkat menjadi 89 pada post-test dengan N-Gain sebesar 0,59 (kategori sedang), sedangkan kelas kontrol mengalami peningkatan dari 74 menjadi 75 dengan N-Gain sebesar 0,04 (kategori rendah). Hasil uji t menunjukkan nilai t-hitung sebesar 10,00 dengan signifikansi p < 0,05, yang menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kedua kelas. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan pendekatan Socio-Scientific Issues lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan scientific reasoning siswa dibandingkan pembelajaran konvensional.
Copyrights © 2025