Pendidikan holistik dan transformatif menjadi pendekatan strategis dalam menjawab tantangan pendidikan Islam kontemporer, khususnya dalam mengintegrasikan ilmu keagamaan dan ilmu umum serta mewujudkan kesetaraan gender. Penelitian mini riset ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pendidikan holistik dan transformatif melalui integrasi ilmu dan kesetaraan gender di Pondok Pesantren Nurul Huda Sukaraja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam dengan pengasuh pesantren, ustaz/ustazah, serta santri, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pondok Pesantren Nurul Huda Sukaraja menerapkan pendidikan holistik dengan mengintegrasikan kurikulum keagamaan dan umum secara seimbang, disertai pembinaan karakter, spiritualitas, dan keterampilan hidup. Selain itu, prinsip kesetaraan gender diwujudkan melalui kesempatan belajar yang setara bagi santri putra dan putri, keterlibatan perempuan dalam kegiatan akademik dan kepemimpinan, serta pola pengasuhan yang adil dan inklusif. Pendidikan transformatif tercermin dari perubahan pola pikir santri menuju sikap moderat, kritis, dan berkeadilan sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi ilmu dan kesetaraan gender di pesantren mampu memperkuat peran pendidikan Islam dalam membentuk sumber daya manusia yang beriman, berilmu, dan berkeadilan gender.
Copyrights © 2026