Permasalahan distribusi air pertanian yang belum efisien masih menjadi tantangan utama bagi masyarakat desa di Kabupaten Sidoarjo dan berdampak pada rendahnya produktivitas serta pemborosan sumber daya air. Perkembangan teknologi Internet of Things (IoT) membuka peluang penerapan sistem irigasi pintar yang mampu mengatur aliran air secara lebih terukur dan berbasis data. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja teknis sistem irigasi pintar berbasis IoT sebagai langkah awal dalam mendukung optimalisasi pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di bawah Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Sidoarjo. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif yang dipadukan dengan Research and Development (R&D) melalui model ADDIE yang meliputi tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Pengujian dilakukan secara terkontrol dengan mengukur waktu aliran air, volume air, dan debit air menggunakan stopwatch dan gelas ukur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu aliran air berpengaruh langsung terhadap volume air yang dihasilkan. Pada kondisi kontrol, volume air meningkat secara bertahap seiring bertambahnya waktu aliran dalam rentang yang relatif sempit, sedangkan pada kondisi manipulasi peningkatan waktu aliran yang lebih besar menghasilkan volume air yang lebih tinggi dibandingkan kondisi kontrol. Secara umum, peningkatan waktu aliran berbanding lurus dengan peningkatan volume air, meskipun pada durasi tertentu terjadi kecenderungan penurunan debit. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengaturan waktu dan laju aliran air memiliki peran penting dalam meningkatkan efisiensi distribusi air pertanian. Secara keseluruhan, sistem irigasi pintar berbasis IoT yang dikembangkan telah berfungsi sesuai prinsip dasar aliran fluida dan layak digunakan sebagai evaluasi teknis awal sebelum implementasi lebih luas melalui skema pemberdayaan BUMDes. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi dasar pengembangan lanjutan guna mendukung sistem pertanian desa yang lebih efisien dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025