Cardio-respiratory endurance adalah kemampuan tubuh untuk mempertahankan aktivitas fisik yang berlangsung dalam waktu lama dengan melibatkan sistem cardiovascular dan respirasi. Peningkatan Cardiorespiratory endurance mahasiswa dominan karena hasil latihan yang diberikan oleh pelatih, bukan karena latihan secara mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh internalisasi physical literacy dalam pembelajaran berbasis project-based learning (P-BL) terhadap peningkatan cardiorespiratory endurance mahasiswa Pendidikan Jasmani di daerah lahan basah. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen time-series dengan sampel 158 mahasiswa Pendidikan Jasmani Universitas Lambung Mangkurat. Instrumen penelitian menggunakan PACER Test. Analisis data meliputi uji normalitas, homogenitas, dan uji-T, dibantu software SPSS. Hasil penelitian terbagi dalam tiga bagian: 1) Terdapat perbedaan signifikan antara pretest dan middle-test dengan nilai t -6,859 dan signifikansi 0,000, menunjukkan peningkatan yang signifikan; 2) Tidak ada perbedaan signifikan antara middle-test dan posttest, dengan nilai t -0,024 dan signifikansi 0,981, menandakan tidak ada peningkatan; 3) Terdapat perbedaan signifikan antara pretest dan post-test, dengan nilai t -2,056 dan signifikansi 0,041, menunjukkan peningkatan yang signifikan. Berdasarkan hasil uji-t, terdapat perbedaan signifikan antara hasil pretest dengan posttest. Ini menunjukkan bahwa internalisasi physical literacy dalam pembelajaran berbasis P-BL efektif meningkatkan cardiorespiratory endurance mahasiswa Pendidikan Jasmani di daerah lahan basah.
Copyrights © 2026