Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan membaca pemahaman siswa kelas V MIN 2 Buleleng yang dipengaruhi oleh dominasi metode pembelajaran konvensional serta terbatasnya penggunaan media pembelajaran digital. Pembelajaran Bahasa Indonesia cenderung berfokus pada pemahaman kata atau kalimat secara terpisah, sehingga siswa mengalami kesulitan dalam memahami teks secara menyeluruh. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media e-flashcard berbasis pendekatan Whole Language yang valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian terdiri atas dua ahli materi, dua ahli media, satu guru kelas V, serta siswa kelas V MIN 2 Buleleng. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket, dan tes membaca pemahaman. Data dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media e-flashcard berbasis Whole Language yang dikembangkan dinyatakan valid oleh ahli materi dan ahli media, praktis berdasarkan respons guru dan siswa, serta efektif dalam meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa. Dengan demikian, media e-flashcard berbasis Whole Language layak digunakan sebagai alternatif media pembelajaran untuk mendukung pembelajaran Bahasa Indonesia yang bermakna di sekolah dasar.
Copyrights © 2026