Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model Discovery Learning berbasis metode eksperimen menggunakan bahan sederhana terhadap hasil belajar IPA pada materi tekanan zat cair. Penelitian kuasi eksperimen ini menggunakan desain Pretest-Posttest Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian adalah peserta didik Kelas VIII SMP Negeri 11 Jayapura. Sampel penelitian ini terbagi ke dalam dua kelompok yaitu Kelas VIII A dan Kelas VIII C, masing-masing terdiri dari 30 peserta didik. Penentuan sampel dilakukan melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian meliputi tes hasil belajar pilihan ganda (23 butir valid) dan angket responss peserta didik (25 butir valid). Data dianalisis menggunakan uji N-Gain, independent sample t-test, dan regresi linear sederhana dengan bantuan SPSS 21.0. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan hasil belajar pada kelas eksperimen dengan rata-rata N-Gain 0,75 (kategori tinggi), lebih tinggi secara signifikan dibandingkan kelas kontrol yang memperoleh rata-rata N-Gain 0,58 (kategori sedang). Hasil uji statistik mengonfirmasi perbedaan yang signifikan antara kedua kelas (sig. 0,000 < 0,05) serta pengaruh signifikan model pembelajaran terhadap hasil belajar (sig. 0,04 < 0,05). Respons peserta didik terhadap model pembelajaran berada dalam kategori baik dengan rata-rata 61%. Disimpulkan bahwa model discovery learning berbasis eksperimen dengan bahan kontekstual efektif meningkatkan hasil belajar kognitif, keterampilan saintifik, motivasi, dan relevansi pembelajaran IPA (fisika) bagi peserta didik.
Copyrights © 2026