Mengingat kemampuan pemahaman matematis siswa yang masih rendah, sesuai data pada Programme for International Student Assessment (PISA) indonesia memiliki skor 366 untuk poin numerasi. Hal ini disebabkan metode pembelajaran yang paling umum dipakai oleh Sebagian besar guru di Indonesia adalah metode pembelajaran konvensional (Sumardi et al., 2020). Penelitian ini dimaksudkan untuk menganalisis bagaimana peningkatan pemahaman matematis siswa setelah penerapan Metode PJBL dan secara spesifik dalam proyek lembar anggaran belanja. Penelitian yang digunakan berupa quasi eksperimen. Seluruh peserta didik kelas IX MTs N 2 LABUHANBATU adalah populasi dari penelitian ini yang berjumlah 48 orang. Sampel dalam penelitian ini meliputi dua kelompok kelas Sembilan, khususnya kelompok IX-B yang terdiri dari 24 peserta didik sebagai kelompok perlakuan dan kelompok IX-C dengan 24 peserta didik sebagai kelompok kontrol. Berdasarka data penelitian,uji ANOVA pada data uji-t menghasilkan nilai signifikansi dibawah 0,001 yang mana nilai ini <0,05, dan mengakibatkan penolakan (H0) dan hipotesis alternatif (H1) diterima. Oleh sebab itu metode pembelajaran PjBL disimpulkan dapat meningkatkan pemahaman matematis lebih baik daripada metode konvensional.
Copyrights © 2026