Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas integrasi spiritualitas dan psikoterapi Islam sebagai bentuk intervensi dalam pendidikan non formal, khususnya bagi peserta didik yang rentan secara psikososial. Latar belakang studi ini didasari oleh banyaknya peserta didik di lembaga pendidikan non formal, seperti PKBM, yang mengalami gangguan kesehatan mental seperti stres, kecemasan, dan rendahnya harga diri. Melalui pendekatan kualitatif-deskriptif dan metode studi evaluasi, penelitian ini menganalisis dampak dari program yang menggabungkan praktik-praktik keagamaan seperti dzikir, muhasabah, dan pembacaan ayat-ayat Al-Qur’an dengan teknik psikoterapi Islami. Penelitian ini merupakan penelitian Evaluasi dengan pendekatan kualitatif. Analisis datanya adalah dengan model deskriptif-analisis. Lokasi penelitiannya adalah di PKBM Al Kautsar Kediri. Metode pengumpulan datanya berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Pisau analisis yang digunakan adalah teori tentang Spiritualitas dan Psikoterapi Islam. Yang mana tujuan dari penelitian ini adalah deskriptif-analisis: integrasi spiritualitas dan psikoterapi islam dalam pendidikan non formal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi ini secara signifikan meningkatkan ketenangan batin, pengendalian emosi, serta kesadaran spiritual peserta didik. Peserta juga mengalami peningkatan motivasi belajar, empati sosial, dan kepercayaan diri. Dari evaluasi kuantitatif menggunakan instrumen DASS-21 dan observasi kualitatif, ditemukan penurunan tingkat stres dan kecemasan secara nyata setelah program dijalankan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi spiritualitas dan psikoterapi Islam merupakan pendekatan yang efektif dan relevan dalam pendidikan non formal untuk mendukung pemulihan mental dan pembentukan karakter spiritual peserta didik.
Copyrights © 2026