Beban kerja yang tidak dikelola secara optimal dapat memicu stres kerja dan berdampak pada kesehatan serta kinerja karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara beban kerja dan stres kerja pada pegawai Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan Kuantitatif dengan Desain Survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Sumatera Utara, dengan sampel sebanyak 41 responden yang dipilih menggunakan teknik random sampling. Instrumen penelitian ini berupa kuesioner dengan skala ordinal, dan analisis data dilakukan menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki beban kerja pada kategori sedang (58,5%) dan stres kerja pada kategori rendah (73,2%). Analisis Uji Chi Square menunjukkan nilai p-value sebesar 0.000 < 0,05, yang menandakan adanya hubungan yang signifikan antara beban kerja dan stres kerja dengan arah hubungan positif, dimana peningkatan beban kerja diikuti oleh peningkatan tingkat stres kerja. Oleh karena itu, diperlukan pengelolaan beban kerja yang proporsional serta dukungan organisasi untuk mencegah peningkatan stres kerja dan menciptakan lingkungan kerja yang sehat, aman, dan produktif.
Copyrights © 2025