TikTok sangat populer di kalangan mahasiswa dan bisa berdampak baik atau buruk pada pada hubungan sosial mereka. TikTok tidak hanya digunakan sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media untuk mengekspresikan diri, berbagi informasi, dan bahkan sebagai sarana belajar. penting untuk menganalisis bagaimana mahasiswa menggunakan TikTok dan dampaknya terhadap pola interaksi sosial mereka dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini menunjukkan bahwa media sosial bukanlah platform satu arah, melainkan ruang terbuka yang mendukung partisipasi penuh dari setiap individu. TikTok, adalah layanan jejaring sosial berbagi yang menggunakan video berdurasi pendek sebagai media untuk menangkap dan menyajikan kreativitas, pengetahuan, dan momen lainnya yang dimiliki oleh ByteDance, sebuah perusahaan teknologi internet yang berbasis di Beijing dan diciptakan pada tahun 2012. Penelitian ini dilaksanakan mulai Januari sampai Maret 2025 di Program Studi Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri yang beralamat JL.Prof.Mahmud Yunus Lubuk Lintah, Anduring, Kec.Kuranji, Kota Padang, Sumatra Barat. Hal ini bertujuan untuk menggali pengalaman dan pandangan subjektif mahasiswa terhadap fenomena penggunaan TikTok. Metode yang digunakan kualitatif dimana pada teknik kualitatif ini tidak menggunakan perhitungan, maksudnya data-data yang dihasilkan berupa kata-kata bukan berbentuk angka. Trend penggunaan tikTok di kalangan mahasiswa Tadris IPS UIN Imam Bonjol Padang menunjukkan kecenderungan yang tinggi dan konsisten TikTok telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari mahasiswa, digunakan tidak hanya untuk hiburan semata, tetapi juga sebagai media untuk mengekspresikan diri, mendapatkan informasi, serta membangun citra sosial di ruang digital. Terdapa perilaku sosial yaitu imitasi.
Copyrights © 2026