Pendahuluan: Peningkatan kadar glukosa darah adalah tanda penyakit metabolik kronis yang dikenal sebagai diabetes karena gangguan dalam sekresi insulin atau respon tubuh terhadap insulin Penatalaksanaan diabetes melitus salah satunya adalah aktivitas fisik atau nonfarmakologi, penatalaksanaan nonfarmakologi dengan masalah perfusi perifer tidak efektif adalah dengan buerger allen exercise. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan quasi experiment design dengan rancangan non equivalent control group, dengan membandingan pre test dan post test serta membandingkan kelompok intervensi dengan kelompok kontrol. teknik pengambilan sampling adalah purposive sampling yaitu sebanyak 36 responden, terdiri dari 18 responden sebagai kelompok intervensi dan 18 responden sebagai kelompok kontrol. di lakukan selama 5 hari dengan 2 sesi. Analisa data menggunakan uji-t Dependen pada pre test dan post test dan uji-t Independen pada perbandingan kelompok intervensi dengan kelompok kontrol Hasil: Terdapat pengaruh penerapan burger allen exercis terhadap Glukosa darah pada pasien Diabetes Melitus tipe II pada kelompok intervensi dan kontrol dengan nilai p 0,05 Diskusi: Buerger allen exercise (BAE) efektip meningkatkan sirkulasi darah ke ekstremitas dan merangsang terjadinya gerakan kontraksi dan relaksasi pada pembuluh darah sehingga peredaran darah pada kaki menjadi lebih baik. Temuan ini menegaskan pentingnya intervensi non-farmakologis yang mudah diterapkan untuk stabilisasi glukosa darah pada pasien Diabetes Melitus tipe II. Kata kunci : Diabetes; Buerger allen exercise ; Ankle brachial index; Glukosa darah
Copyrights © 2026