Latar belakang: Kasus perundungan antar pelajar masih marak terjadi. Survei nasional tahun 2018 menunjukkan dua pertiga anak usia 13–17 tahun mengalami setidaknya satu bentuk kekerasan. Pemahaman siswa mengenai perundungan berpotensi memengaruhi sikap serta responnya terhadap perilaku tersebut. Penelitian ini sejalan dengan SDG 4 dan SDG 16 dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman dan bebas kekerasan. Tujuan: Untuk mendeskripsikan pengetahuan dasar dan menganalisis pengaruh edukasi terhadap perubahan pengetahuan pelajar kelas X dan XI di SMAN 3 Surakarta tentang perundungan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode quasi experimental one group pre-test post-test dengan total sampel sebesar 98 responden. Edukasi dilaksanakan selama 30 menit menggunakan media PowerPoint. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang disusun peneliti dan telah terbukti valid (r 0,361; p 0,05) serta reliabel (α = 0,698). Dilakukan analisis univariat dan analisis bivariat yaitu Wilcoxon Signed Ranked Test dan Chi-square Test dengan SPSSv27. Hasil: Rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 7,83 menjadi 8,76. Terdapat pengaruh yang signifikan antara pemberian edukasi terhadap perubahan pengetahuan responden mengenai perundungan (p-value 0,001). Kesimpulan: Pengetahuan dasar responden tentang perundungan berada dalam kategori tinggi. Pemberian edukasi memberikan pengaruh yang signifikan terhadap perubahan pengetahuan responden mengenai perundungan.
Copyrights © 2026