Amalia, Salsha
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kematian akibat Kekerasan Tajam pada Leher : Sebuah Laporan Kasus Amalia, Salsha; Suciningtyas , Martiana; Kadarmo, Dhiwangkoro Aji
Berkala Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/bikkm.vol3.iss1.art9

Abstract

Abstrak Latar Belakang : Kematian akibat kekerasan tajam sering terjadi sebagai akibat luka pada pembuluh darah besar, yang menyebabkan perdarahan hebat dan berakibat fatal. Presentasi Kasus : Laporan kasus ini mengkaji kematian seorang wanita berusia 56 tahun yang ditemukan meninggal di tempat tidur pada 5 Januari 2024 dengan luka terbuka pada leher. Jenazah dibawa ke Bhayangkara Forensic Medicine Centre di RS Bhayangkara Polda DIY untuk pemeriksaan otopsi forensik. Pembahasan : Tujuan laporan ini adalah untuk menggambarkan mekanisme kematian akibat kekerasan tajam pada leher dan memberikan pemahaman lebih lanjut tentang konsekuensi dari luka-luka tersebut. Metode yang digunakan adalah pemeriksaan forensik dengan teknik otopsi untuk menilai jenis dan lokasi luka, serta pemeriksaan jaringan untuk menentukan penyebab kematian. Hasil otopsi menunjukkan luka sayat di leher bagian depan yang memotong otot, pembuluh darah besar, saluran pernapasan, dan saluran makanan. Luka tersebut menyebabkan perdarahan hebat yang menjadi penyebab utama kematian. Simpulan dari laporan ini adalah bahwa kekerasan tajam pada leher, yang melibatkan pembuluh darah besar, dapat menyebabkan perdarahan hebat yang mematikan. Simpulan : Kasus ini mengingatkan pentingnya pemeriksaan forensik yang cermat dalam kasus kematian akibat kekerasan tajam untuk menentukan penyebab pasti dan memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang mekanisme kematiannya. Kata kunci: kekerasan tajam; kekerasan tajam pada leher; luka gorok; pembunuhan; perdarahan.
PENGARUH EDUKASI TERHADAP PENGETAHUAN PELAJAR SMA X SURAKARTA TENTANG PERUNDUNGAN Maulia, Bilqis Saptira; Basworo, Wikan; Wiraagni, Idha Arfianti; Tri Artanti, Martiana Suciningtyas; Amalia, Salsha
Menara Medika Vol 8, No 2 (2026): VOL 8 NO 2 MARET 2026
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v8i2.6161

Abstract

Latar belakang: Kasus perundungan antar pelajar masih marak terjadi. Survei nasional tahun 2018 menunjukkan dua pertiga anak usia 13–17 tahun mengalami setidaknya satu bentuk kekerasan. Pemahaman siswa mengenai perundungan berpotensi memengaruhi sikap serta responnya terhadap perilaku tersebut. Penelitian ini sejalan dengan SDG 4 dan SDG 16 dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman dan bebas kekerasan. Tujuan: Untuk mendeskripsikan pengetahuan dasar dan menganalisis pengaruh edukasi terhadap perubahan pengetahuan pelajar kelas X dan XI di SMAN 3 Surakarta tentang perundungan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode quasi experimental one group pre-test post-test dengan total sampel sebesar 98 responden. Edukasi dilaksanakan selama 30 menit menggunakan media PowerPoint. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang disusun peneliti dan telah terbukti valid (r 0,361; p 0,05) serta reliabel (α = 0,698). Dilakukan analisis univariat dan analisis bivariat yaitu Wilcoxon Signed Ranked Test dan Chi-square Test dengan SPSSv27. Hasil: Rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 7,83 menjadi 8,76. Terdapat pengaruh yang signifikan antara pemberian edukasi terhadap perubahan pengetahuan responden mengenai perundungan (p-value 0,001). Kesimpulan: Pengetahuan dasar responden tentang perundungan berada dalam kategori tinggi. Pemberian edukasi memberikan pengaruh yang signifikan terhadap perubahan pengetahuan responden mengenai perundungan.