Program Klinik Literasi Membaca dan Menulis di TPA Raudhatul Ilmi Kepong, Kuala Lumpur, dilaksanakan sebagai bentuk pengabdian masyarakat berbasis pendidikan untuk menjawab rendahnya kemampuan baca tulis sebagian siswa dalam konteks komunitas diaspora. Melalui pendekatan asesmen diagnostik dan pendampingan individual dalam kelompok kecil, program ini dirancang dalam tahapan perencanaan, perancangan model, implementasi, serta evaluasi. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan kelancaran membaca, pemahaman isi bacaan, kemampuan menyusun kalimat dan paragraf sederhana, serta bertambahnya kepercayaan diri dan partisipasi siswa. Temuan ini menegaskan bahwa model klinik literasi efektif sebagai strategi penguatan literasi dasar sekaligus praktik baik pengabdian masyarakat di lingkungan pendidikan nonformal.
Copyrights © 2026