Meningkatnya kunjungan wisatawan mancanegara ke Labuan Bajo menuntut tenaga profesional pariwisata memiliki kompetensi lintas budaya yang efektif, khususnya dalam penggunaan bahasa Inggris. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi komunikasi lintas budaya yang digunakan oleh tenaga profesional pariwisata di Labuan Bako dalam melayani wisatawan dengan latar budaya yang beraneka ragam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara semi-terstruktur terhadap pekerja hotel, restoran, dan agen perjalanan. Data dianalisis dengan mengelompokkannya pada tiga aspek yaitu pengetahuan (knowledge), tantangan (challenge), dan strategi (strategies). Hasil dari penelitian ini menarik sebab karena menunjukkan bahwa aspek pengetahuan komunikasi lintas budaya tidak lantas mengeliminasi tantangan di lapangan, sehingga mendorong munculnya berbagai strategi yang adaptif dalam penggunaan bahasa Inggris saat melayani wisatawan mancanegara.
Copyrights © 2026