Abstrak Lembaga Perkreditan Desa (LPD) merupakan salah satu instrumen penting dalam perekonomian desa, yang berfungsi memberikan layanan keuangan kepada masyarakat pedesaan. Tantangan yang dihadapi oleh LPD Desa Adat Anggabaya adalah keterbatasan sumber daya manusia yang terampil dalam manajemen keuangan modern. Permasalahan yang dihadapi adalah tingginya kredit macet (non-performing loan /NPL) diatas rata-rata yang ditetapkan Pemerintah. Tujuan utama dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kompetensi SDM, pemahaman tentang faktor-faktor untuk memitigasi risiko keuangan, pemahaman tentang teknologi informasi di bidang keuangan dan pelaksanaaan audit internal pada LPD Desa Adat Anggabaya. Program ini dilaksanakan dengan pendekatan pelatihan dan pendampingan kepada pengelola dan staf LPD Desa Adat Anggabaya, serta melibatkan pemangku kepentingan di desa dalam proses perencanaan dan evaluasi. Dalam kegiatan ini, materi yang disampaikan meliputi pemahaman tentang kompetensi SDM dalam memitigasi resiko kredit macet, penggunaan teknologi informasi untuk layanan keuangan, serta teknik bagaimana melakukan audit mutu internal. Hasil pelatihan ini dilanjutkan dengan pendampingan sebanyak 3 (tiga) kali untuk memastikan staf LPD memahami materi yang sudah diberikan. Untuk efektivitas pelaksanaan pengabdian masyarakat ini maka diadakan evaluasi dengan memberikan kuesioner di akhir pelaksanaan sehingga dapat diketahui kelemahan maupun keunggulan dilakukan pengabdian masyarakat ini. Dari hasil pengabdian ini maka saran yg diberikan untuk mengurangi kredit macet, LPD perlu lebih hati-hati dalam penyaluran terutama penilaian terhadap debitur tentang 5C (Character, Capital, Capacity, Collateral, dan Condition). Selain itu dilengkapi dengan 7P (Personality, Party, Purpose, Prospect, Payment, Profitability, Protection) secara lebih detail menilai tujuan kredit, prospek usaha, dan perlindungan jaminan tujuannya memastikan kredit hanya diberikan kepada debitur yang benar-benar layak. Kata kunci: audit mutu internal; kompetensi SDM; LPD; manajemen risiko; teknologi informasi. Abstract The Village Credit Institution (LPD) is a crucial instrument in the village economy, providing financial services to rural communities. The challenge faced by the LPD in Anggabaya Traditional Village is the limited human resources skilled in modern financial management. The problem is the high level of non-performing loans (NPLs) above the government-set average. The main objective of this community service is to improve human resource competency, understanding of factors for mitigating financial risk, understanding information technology in the financial sector, and implementing internal audits at the LPD in Anggabaya Traditional Village. This program is implemented through a training and mentoring approach for the managers and staff of the LPD of Anggabaya Traditional Village, and involves stakeholders in the village in the planning and evaluation process. In this activity, the material presented includes an understanding of HR competencies in mitigating the risk of bad debts, the use of information technology for financial services, and techniques for conducting internal quality audits. The results of this training are followed by mentoring 3 (three) times to ensure that LPD staff understand the material that has been given. To ensure the effectiveness of the implementation of this community service, an evaluation is conducted by giving a questionnaire at the end of the implementation so that the weaknesses and strengths of this community service can be identified. From the results of this service, suggestions are given to reduce bad debts, LPD needs to be more careful in disbursement, especially in assessing debtors regarding the 5Cs (Character, Capital, Capacity, Collateral, and Condition). In addition, it is equipped with 7Ps (Personality, Party, Purpose, Prospect, Payment, Profitability, Protection) in more detail assessing credit objectives, business prospects, and collateral protection to ensure that credit is only given to truly worthy debtors. Keywords: internal quality audit; HR competence; LPD; risk management; information technology.
Copyrights © 2026