Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya kemampuan literasi dan numerasi anak SD di Kelurahan Mangga, Medan Tuntungan, ditandai kurang lancar membaca, kesulitan menulis kalimat sederhana, dan lemahnya pemahaman operasi hitung dasar. Penelitian bertujuan meningkatkan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung melalui program Rumah Belajar Calistung dengan metode fun learning. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dalam bentuk pendampingan belajar berbasis masyarakat dengan subjek 20 siswa kelas I–VI. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, dokumentasi, dan wawancara. Hasil menunjukkan peningkatan literasi dan numerasi, terlihat dari kelancaran membaca, ketepatan menulis, serta kemampuan menyelesaikan penjumlahan dan pengurangan sederhana. Selain itu, motivasi dan partisipasi belajar siswa juga meningkat signifikan. Dengan demikian, metode fun learning dalam program Rumah Belajar Calistung efektif mendukung peningkatan literasi dan numerasi siswa SD.
Copyrights © 2026