Penelitian ini adalah penelitian lapangan (Field Research) yang bersifat deskriptif kualitatif yaitu menggambarkan kejadian dilapangan sesuai dengan kenyataan dan teori yang dilakukan di SDN 01 Taeh Baruah Kecamatan Payakumbuh. Teknik sampling yang digunakan adalah Purposive Sampling. Informan kunci adalah 1 wali kelas dan 5 orang tua siswa serta informan pendukung 5 siswa kelas 2 SDN 01 Taeh Baruah. Teknik pengumpulan dengan cara obsevasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data digunakan adalah reduksi data, penyajian data, verifikasi data, menarik kesimpulan. Teknik keabsahan data yaitu trigulasi data. Data diperoleh berdasarkan hasil observasi penulis dan wawancara dengan wali kelas pada bulan November 2023 di SDN 01 Taeh Baruah Kecamatan Payakumbuh. Dalam pengamatan penulis di dalam kelas siswa kelas 2 ada 5 orang siswa termenung, berdiam diri, suka cerita ketika guru menerangkan, ada yang ditanya guru tidak mau menjawab, lambat dalam membuat tugas sehingga sering ketinggalan dalam mengumpulkan tugas. Pada saat penulis melakukan wawancara dengan wali kelas apa yang penulis amati memang seperti itu adanya siswa ketika belajar ujar wali kelas, motivasi siswa kelas 2 ini kurang motivasi dalam belajar dan rasa ketertarikan siswa pada materi pelajaran kurang. Hasil penelitian ini adalah bentuk peran wali kelas dan orang tua dalam mengatasi kesulitan belajar siswa kelas 2 lebih memberikan data siswa dari wali kelas berupa data tertulis dan kebiasaan yang terlihat disetiap proses belajar. Dapat disimpulkan bahwa bentuk peran wali kelas dan orang tua belum sepenuhnya dilakukan terhadap siswa kelas 2. Meskipun wali kelas dan orang tua sudah menjalankan perannya tetapi siswa masih saja belum bisa mengatasi kesulitan yang dihadapinya ketika belajar. Adapun saran penulis berikan adalah hendaknya wali kelas dan orang tua saling berkerja sama dan komunikasi secara terbuka sehingga tercapai upaya dalam mengatasi kesulitan belajar pada siswa.
Copyrights © 2025