Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki efektivitas penerapan metode story telling dalam mengembangkan keterampilan menyimak siswa kelas IV SDN 1 Santong. Keterampilan menyimak merupakan fondasi penting dalam pembelajaran bahasa, namun masih terdapat siswa yang mengalami kesulitan dalam memahami informasi secara utuh. Metode story telling dipilih karena mampu menghadirkan suasana belajar yang menyenangkan, menarik perhatian siswa, dan mendorong keterlibatan aktif selama proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penerapan story telling dilakukan melalui tiga tahapan utama, yaitu persiapan, penyampaian cerita, dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode ini efektif dalam meningkatkan keterampilan menyimak siswa, seperti kemampuan memahami isi cerita, mengidentifikasi unsur-unsur cerita, serta menyampaikan kembali cerita secara runtut. Selain itu, siswa juga menunjukkan peningkatan motivasi, fokus, dan antusiasme dalam mengikuti pembelajaran. Meskipun terdapat kendala seperti keterbatasan waktu, gangguan lingkungan, dan faktor sosial siswa, metode story telling tetap memberikan dampak positif terhadap proses belajar. Dengan demikian, story telling merupakan metode strategis yang dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran menyimak di tingkat sekolah dasar.
Copyrights © 2026