Pendidikan dasar militer berperan strategis dalam membentuk prajurit yang kompeten secara teknis, mental, dan karakter, sejalan dengan tuntutan operasional lapangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi di Pusat Pendidikan Infanteri, dengan analisis tematik untuk mengidentifikasi strategi pendidikan dan pengajaran yang efektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum berbasis kebutuhan lapangan, metode pengajaran interaktif, penggunaan teknologi pendidikan, serta pelatihan pengajar secara rutin mampu meningkatkan kualitas lulusan. Kendala utama seperti keterbatasan sarana, beban administrasi, dan tekanan psikologis peserta dapat diatasi melalui dukungan sistemik, pembaruan kurikulum, dan pendekatan pembelajaran yang adaptif. Penelitian ini merekomendasikan strategi integratif antara teori dan praktik, dengan evaluasi berkelanjutan, sebagai kunci peningkatan mutu pendidikan dasar militer.
Copyrights © 2025