Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Implementasi Kurikulum Merdeka: Analisis Dampak Terhadap Kualitas Pendidikan Pada Pendidikan Menengah Ikka Kartika Abbas Fauzi; Suryana Sumantri; Elon Dahlan; Mira Dwi Yulia; Irfan Qomarudin Khaqiqi; Susilo Wardoyo
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 2 Mei (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2022

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Kurikulum Merdeka di jenjang pendidikan menengah, khususnya di MTs N 1 Bandung, serta dampaknya terhadap kualitas pendidikan. Kurikulum Merdeka dirancang untuk memberikan fleksibilitas dalam pembelajaran dan menanamkan nilai-nilai Pancasila melalui Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus untuk mendalami implementasi Kurikulum Merdeka di MTs N 1 Bandung. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik. Validitas hasil diperkuat melalui teknik triangulasi dan proses analisis yang dilakukan secara iteratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran berbasis proyek yang diterapkan berhasil meningkatkan keterampilan abad ke-21 siswa, seperti berpikir kritis, kreativitas, dan kolaborasi, serta memperkuat karakter siswa sesuai dengan dimensi Profil Pelajar Pancasila. Meskipun implementasi Kurikulum Merdeka memberikan dampak positif, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa tantangan, seperti keterbatasan sarana dan prasarana, beban administratif yang tinggi bagi guru, dan resistensi terhadap perubahan kurikulum. Untuk mengatasi kendala ini, diperlukan dukungan kebijakan, pelatihan berkelanjutan, dan pengembangan infrastruktur pendidikan. Dengan evaluasi yang konsisten dan sinergi antara pemangku kepentingan, Kurikulum Merdeka memiliki potensi besar untuk meningkatkan kualitas pendidikan secara nasional.
Analisis Kebijakan Peraturan Badan Gizi Nasional RI Nomor 2 Tahun 2024: Implikasi Penguatan Kepemimpinan Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Melalui Pendidikan Dasar Militer di Pusat Pendidikan Infanteri Susilo Wardoyo; Iim Wasliman; M. Adriana Gaffar
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1963

Abstract

Penelitian ini membahas kebijakan Peraturan Badan Gizi Nasional RI Nomor 2 Tahun 2024 yang berfokus pada penguatan kepemimpinan Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) melalui Pendidikan Dasar Militer (Diksarmil) di Pusat Pendidikan Infanteri. Kebijakan ini bertujuan meningkatkan kualitas kepemimpinan dalam sektor gizi masyarakat, khususnya di wilayah terpencil. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, menggabungkan wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Hasil menunjukkan bahwa Diksarmil meningkatkan kompetensi kepemimpinan melalui penguatan karakter, disiplin, dan daya tahan peserta. Namun, tantangan dalam pelaksanaan mencakup relevansi materi teknis dan keterbatasan sumber daya. Studi ini merekomendasikan evaluasi berkelanjutan terhadap desain kurikulum dan kolaborasi lintas sektor untuk meningkatkan efektivitas program. Pendekatan ini mendukung penguatan SDM dalam mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), khususnya dalam mengakhiri kelaparan dan meningkatkan ketahanan pangan.
Perspektif Pendidikan dan Pengajaran dalam Meningkatkan Kualitas Lulusan Pendidikan Dasar Militer di Indonesia Susilo Wardoyo; Iim Wasliman; R. Supyan Sauri
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 2 Mei (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1964

Abstract

Pendidikan dasar militer berperan strategis dalam membentuk prajurit yang kompeten secara teknis, mental, dan karakter, sejalan dengan tuntutan operasional lapangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi di Pusat Pendidikan Infanteri, dengan analisis tematik untuk mengidentifikasi strategi pendidikan dan pengajaran yang efektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum berbasis kebutuhan lapangan, metode pengajaran interaktif, penggunaan teknologi pendidikan, serta pelatihan pengajar secara rutin mampu meningkatkan kualitas lulusan. Kendala utama seperti keterbatasan sarana, beban administrasi, dan tekanan psikologis peserta dapat diatasi melalui dukungan sistemik, pembaruan kurikulum, dan pendekatan pembelajaran yang adaptif. Penelitian ini merekomendasikan strategi integratif antara teori dan praktik, dengan evaluasi berkelanjutan, sebagai kunci peningkatan mutu pendidikan dasar militer.
Curriculum Management and Educational Assessment At the Master Program in Defense Industry, Defense University, Republic of Indonesia Susilo Wardoyo; Hanafiah Hanafiah; Sri Handayani
Journal of Research in Social Science and Humanities Vol 4, No 1 (2024)
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/jrssh.v4i1.107

Abstract

This study aims to describe curriculum management and higher education assessment systems in producing quality college graduates. This study used descriptive qualitative methods, and data collection techniques through observation, interviews and documentation studies. Data analysis techniques use data validity tests with source tringulation. The results of the study show that the Curriculum Management and Educational Assessment System in the Master of Defense Industry Study Program of Unhan of the Republic of Indonesia in accordance with curriculum standards and higher education assessment systems through planning, organizing, implementing and supervising refer to the vision, mission and profile of graduates in attitudes, knowledge and skills. The conclusion and suggestion in this study is that curriculum planning and educational assessment systems in the Defense Industry Master Study Program of the Indonesian Defense University are carried out through systematic curriculum design, strict assessment standards, and comprehensive assessment instruments. Curriculum organization involves learning designs prepared by course lecturers, distribution of courses each semester, and assessment instruments applied to each subject. The implementation of the curriculum and assessment system refers to the standards of the learning process and assessment that have been set, including the academic calendar and the schedule of teaching and learning activities of each lecturer. Supervision of the curriculum and assessment system is carried out through lesson plans, supervision, reports on lecturer learning activities, academic and non-academic achievements of students, and comprehensive learning evaluation. Although the curriculum includes aspects of attitudes, knowledge, and skills, the assessment of non-academic skills such as soft skills and character needs to be considered as one of the development areas in the educational assessment system to improve the quality of graduates holistically.Keywords: Curriculum Management, Educational Assessment, Defense University of Republic of Indonesia