Permasalahan pemilahan sampah di kawasan sentra wisata kuliner yang banyak berkembang di kota-kota besar termasuk salah satu diantaranya di Kota Surabaya menjadi tantangan tersendiri yang dihadapai pemerintah. Sentra wisata kuliner di Kota Surabaya hampir menghadapi masalah yang sama yakni sampah yang masih belum di pisah sesuai jenis sampah yang ada. Permasalahan pemilahan sampah di sentra wisata kuliner muncul akibat rendahnya kesadaran baik pengungjung maupun pelaku usaha mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang baik. Sampah organik dan sampah anorganik seringkali tercampur menjadi satu karena kurangnya fasilitas dan juga kurang pemahaman tentang penting melakukan pemilahan sampah. Masalah pengelolaan sampah di sentra wisata kuliner menjadi tantangan yang semakin kompleks. Banyaknya pengunjung yang datang untuk menikmati berbagai hidangan sering kali menghasilkan volume sampah yang besar, terutama dari kemasan makanan dan minuman sekali pakai. Pada kegiatan ini tim Pengabdian Kepada Masyarakat sudah melakukan sosialisasi dan edukasi kepada pelaku usaha di kawasasn sentra wisata kuliner gayungan tentang pentingnya melakukan pemilahan sampah dan mempraktekkan pemilahan sampah. Harapannya setelah kegiatan ini dilakukan sampah -sampah yang ada di kawasan sentra wisata kuliner tidak hanya langsung dibuang tapi beberapa sampah yang memiliki nilai dan kemanfaatan bisa dipilah dan dikelola.
Copyrights © 2026