Stunting merupakan masalah kesehatan yang serius di Indonesia karena dapat berdampak pada kesehatan anak-anak, perkembangan otak, dan kualitas hidup di masa depan. Pemberian edukasi dan pemantauan tumbuh kembang merupakan salah satu kunci untuk mencegah stunting. Upaya penanggulangan stunting secara komprehensif memerlukan sinergisitas multi faktor termasuk peran serta aktif dari masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan motivasi, pengetahuan dan keterampilan kelompok cegah stunting dalam pemantauan tumbuh kembang balita melalui pemberian edukasi pintar dan simulasi pemantauan tumbuh kembang. Lokasi kegiatan PkM nagari Padang Laweh dengan sasaran kegiatan kelompok cegah stunting, kader dan ibu balita sebanyak 30 orang. Metode yang digunakan adalah pemberian edukasi melalui pelatihan, sosialisasi dan simulasi pemantauan tumbuh kembang menggunakan aplikasi berbasis web “Lihat Ceria Besti”, melatih keterampilan stimulasi tumbuh kembang berdasarkan hasil pemantauan tumbuh kembang dan pendampingan kelompok cegah stunting. Instrumen untuk menilai keberhasilan berupa kuesioner dan lembar observasi keterampilan. Hasil kegiatan didapatkan 100% balita dengan pertumbuhan normal, 100% balita dengan perkembangan sesuai, telah dilaksanakannya kegiatan pendampingan anggota kelompok cegah stunting sebanyak 2 kali, rata-rata pengetahuan sebelum pendampingan 54.3 menjadi 92.2 setelah pendampingan, terjadi peningkatan ±69.8%, dan 100% kelompok intervensi sudah dapat melakukan pemantauan tumbuh kembang berbasis web menggunakan aplikasi ”LIHAT CERIA BESTI”.
Copyrights © 2026