The study of the dynamics of Islamization in Indonesia in the 15th-16th centuries is important and warrants further research. This is due to the nature of the study, which remains the subject of discussion and debate. This paper aims to understand three main aspects: first, the form or paradigm of the study; second, the internal and external factors that influenced it; and third, the positive and negative impacts or implications of the survey of Indonesian society. This research uses a literature review method, employing an article review or review paper approach based on Mestika Zed's theory. Data were collected through a literature review and analyzed using content analysis. The results found 3 things: First, there are 5 forms of the theme paradigm: (1) Trade; (2) Education; (3) Culture; (4) Marriage; and (5) Politics. Second, internally, 2 factors influence the theme: (1) Islamic kingdom support, and (2) the role of Indonesian Ulama. As for the external influences, there are 2 factors: (1) Da'wah of foreign Ulama, and (2) International trade interactions. Third, there are 4 positive implications: (1) Cultural diversity; (2) Socio-political stability; (3) Formation of Islamic identity; and (4) Rapid spread of Islam. Meanwhile, the negative implication is that the Da'wah of Islam creates social tension due to differences in religion and local culture. The conclusion of this paper shows that the dynamics of Islamization in Indonesia in the 15th-16th centuries AD were very complex, comprehensive, and complete. Abstrak Kajian mengenai dinamika Islamisasi di Indonesia pada abad ke-15 hingga ke-16 M memiliki signifikansi penting untuk diteliti secara lebih mendalam. Hal ini disebabkan oleh sifat kajian tersebut yang terus menjadi bahan diskusi dan perdebatan. Tulisan ini bertujuan untuk memahami tiga aspek: pertama, bentuk atau paradigma kajian tersebut; kedua, faktor internal maupun eksternal yang memengaruhinya; dan ketiga, dampak atau implikasi baik positif maupun negatif yang ditimbulkan kajian tersebut terhadap masyarakat Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan pendekatan tinjauan artikel atau ulasan paper yang didasarkan pada teori Mestika Zed. Data dikumpulkan melalui prosedur kajian pustaka dan dianalisis menggunakan teknik analisis konten. Hasil yang ditemukan 3 hal: Pertama, paradigma tema tersebut ada 5 bentuk: (1) Perdagangan; (2) Pendidikan; (3) Budaya; (4) Pernikahan; serta (5) Politik. Kedua, secara internal yang mempengaruhi tema tersebut ada 2 faktor: (1) Dukungan kerajaan Islam; serta (2) Peran Ulama Indonesia. Adapun secara eksternal yang mempengaruhi ada 2 faktor: (1) Dakwah Ulama luar negeri; serta (2) Interaksi perdagangan internasional. Ketiga, implikasi positif ada 4 hal: (1) Keragaman budaya; (2) Stabilitas sosial-politik; (3) Pembentukan identitas Islam; serta (4) Penyebaran Islam yang pesat. Sedangkan, implikasi negatifnya, yaitu Dakwah Islam menimbulkan ketegangan sosial akibat perbedaan agama dan budaya lokal. Kesimpulan tulisan ini menunjukkan bahwa dinamika Islamisasi di Indonesia pada abad 15-16 M ternyata eksistensinya sangat kompleks, komplit dan komprehensif.
Copyrights © 2026