Moh Rifqi Falah Al Farabi
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Keseimbangan Antara Ujian Dan Kemampuan Manusia: Telaah Tafsir Surat Al-Baqarah Ayat 286 Dalam Tafsir Al-Mishbah Ahmad Ahsanul Khuluq; Nasrulloh Nasrulloh; Moh Rifqi Falah Al Farabi
Journal of International Multidisciplinary Research Vol. 2 No. 11 (2024): November 2024
Publisher : PT. Banjarese Pacific Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62504/jimr954

Abstract

Artikel ini membahas telaah makna Tafsir Al-Mishbah terhadap surat Al-Baqarah ayat 286 serta konsep keseimbangan keseimbangan antara ujian dan kemampuan manusia dalam perspektif Tafsir Al-Misbah karya Quraish Shihab, dengan fokus pada Surat Al-Baqarah ayat 286. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka dengan pendekatan kualitatif deskriptif, mengandalkan sumber primer dari Tafsir Al-Mishbah dan sumber sekunder yang relevan. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis isi. Hasil penelitian ini mencakup telaah mendalam tentang makna ayat, yaitu 1)Allah tidak membebani diluar kemampuan manusia, 2)konsep tanggungjawab dan balasan atas perbuatan manusia, 3)Doa sebagai pengakuan keterbatasan manusia, dan 4)Tawakkal dan ketergantungan kepada Allah. Quraish Shihab menegaskan bahwa setiap ujian yang diberikan Allah tidak melebihi kemampuan manusia, sehingga memberikan harapan dan ketenangan. Sedangkan pada pembahasan keseimbangan antara ujian dan kemampuan manusia, menyoroti bahwa pemahaman terhadap ayat ini memberikan landasan spiritual yang kuat bagi umat Islam untuk menghadapi berbagai tantangan hidup, mendorong mereka untuk berserah diri kepada Allah, berdoa, dan terus berusaha.
ANALISIS STRATEGI DAKWAH GUS IQDAM CHOLID Moh Rifqi Falah Al Farabi; Nasrulloh Nasrulloh; Ahmad Ahsanul Khuluq
Holistik Analisis Nexus Vol. 1 No. 11 (2024): November 2024
Publisher : PT. Banjarese Pacific Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62504/nexus980

Abstract

Dakwah adalah strategi/cara ulama’ atau orang yang memiliki pengetahuan agama untuk mengajak seseorang kepada tujuan kebaikan dan menghindari keburukan dengan cara-cara tertentu tanpa adanya paksaan. Penelitian ini mendiskripsikan tentang analisis strategi dakwah gus Iqdam, strategi dakwah sentimental, strategi dakwah rasional, dan strategi dakwah indrawi. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan dengan pendekatan kualitatif. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis isi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa 1) strategi dakwah sentimental dalam strategi dakwah gus Iqdam dilakukan dengan mauidzoh hasanah menggunakan bahasa yang santai dan mudah dipahami. 2) strategi dakwah rasional dalam strategi dakwah gus iqdam, beliau selalu mengajak jama’ahnya untuk mengambil pelajaran saat pengajian beliau. 3) strategi dakwah indrawi dalam strategi dakwah gus Iqdam, beliau memberikan tauladan yang baik kepada jama’ahnya.
Dinamika Islamisasi di Indonesia pada Abad ke-15 dan ke-16 Masehi Ahmad Ahsanul Khuluq; Sofwan Hadianto Prasetyo; Moh Rifqi Falah Al Farabi; Zulfi Mubaraq
Jurnal Adabiya Vol. 28 No. 1 (2026): JURNAL ADABIYA
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/adabiya.v28i1.33667

Abstract

The study of the dynamics of Islamization in Indonesia in the 15th-16th centuries is important and warrants further research. This is due to the nature of the study, which remains the subject of discussion and debate. This paper aims to understand three main aspects: first, the form or paradigm of the study; second, the internal and external factors that influenced it; and third, the positive and negative impacts or implications of the survey of Indonesian society. This research uses a literature review method, employing an article review or review paper approach based on Mestika Zed's theory. Data were collected through a literature review and analyzed using content analysis. The results found 3 things:  First, there are 5 forms of the theme paradigm: (1) Trade; (2) Education; (3) Culture; (4) Marriage; and (5) Politics.  Second, internally, 2 factors influence the theme: (1) Islamic kingdom support, and (2) the role of Indonesian Ulama. As for the external influences, there are 2 factors: (1) Da'wah of foreign Ulama, and (2) International trade interactions. Third, there are 4 positive implications: (1) Cultural diversity; (2) Socio-political stability; (3) Formation of Islamic identity; and (4) Rapid spread of Islam. Meanwhile, the negative implication is that the Da'wah of Islam creates social tension due to differences in religion and local culture. The conclusion of this paper shows that the dynamics of Islamization in Indonesia in the 15th-16th centuries AD were very complex, comprehensive, and complete. Abstrak Kajian mengenai dinamika Islamisasi di Indonesia pada abad ke-15 hingga ke-16 M memiliki signifikansi penting untuk diteliti secara lebih mendalam. Hal ini disebabkan oleh sifat kajian tersebut yang terus menjadi bahan diskusi dan perdebatan. Tulisan ini bertujuan untuk memahami tiga aspek: pertama, bentuk atau paradigma kajian tersebut; kedua, faktor internal maupun eksternal yang memengaruhinya; dan ketiga, dampak atau implikasi baik positif maupun negatif yang ditimbulkan kajian tersebut terhadap masyarakat Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan pendekatan tinjauan artikel atau ulasan paper yang didasarkan pada teori Mestika Zed. Data dikumpulkan melalui prosedur kajian pustaka dan dianalisis menggunakan teknik analisis konten. Hasil  yang  ditemukan  3  hal:  Pertama,  paradigma tema tersebut ada 5 bentuk: (1) Perdagangan; (2) Pendidikan; (3) Budaya; (4) Pernikahan; serta (5) Politik. Kedua,  secara  internal  yang  mempengaruhi tema tersebut ada 2 faktor: (1) Dukungan kerajaan Islam; serta (2) Peran Ulama Indonesia. Adapun secara eksternal yang mempengaruhi ada 2 faktor: (1) Dakwah Ulama luar negeri; serta (2) Interaksi perdagangan internasional. Ketiga, implikasi positif  ada 4 hal: (1) Keragaman budaya; (2) Stabilitas sosial-politik; (3) Pembentukan identitas Islam; serta (4) Penyebaran Islam yang pesat. Sedangkan, implikasi negatifnya, yaitu Dakwah Islam menimbulkan ketegangan sosial akibat perbedaan agama dan budaya lokal. Kesimpulan tulisan ini menunjukkan bahwa dinamika Islamisasi di Indonesia pada abad 15-16 M ternyata eksistensinya sangat kompleks, komplit dan komprehensif.
Learning Speaking Skills at the Mamba'ul Ma'arif Islamic Boarding School in Denanyar Jombang from the Perspective of Nasir Abdul Ghalli and Abdul Hamid Abdullah Moh Rifqi Falah Al Farabi; Ahmad Mubaligh; M. Faisol
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.43621

Abstract

This study discusses the learning of speaking skills at the Mamba’ul Ma’arif Denanyar Jombang Islamic boarding school from the perspective of Nasir Abdul Ghalli and Abdul Hamid Abdullah. This study aims to examine the learning of speaking skills through the book Al-Hiwar Bayna Yadayk, from the perspectives of Nasir Abdul Ghalli and Abdul Hamid Abdullah, and to identify its advantages. This study uses a qualitative case study approach. The study’s subjects were speaking skills teachers, male class XI students, and male dormitory supervisors. Data were collected through observation, interviews, and documentation, then analyzed using the Miles, Huberman, and Saldana models. The results of the study indicate that: 1) speaking skills learning takes place in accordance with the learning principles of Nasir Abdul Ghalli and Abdul Hamid Abdullah. 2) The advantages of the book Al Hiwar Bayna Yadayk are the use of language that is easy to understand, a relatively simple sentence structure (tarkib), material that is relevant to learning needs, each chapter contains new vocabulary (mufradat), and the vocabulary presented is applicable and can be used in everyday communication