Udang vaname ( Litopenaeus vannamei ) merupakan komoditas perikanan ekspor unggulan Indonesia yang memiliki tingkat permintaan tinggi di pasar internasional. Keunggulan komoditas ini antara lain laju pertumbuhan yang relatif cepat, toleransi yang baik terhadap fluktuasi lingkungan, serta kemampuan untuk dibudidayakan dengan kepadatan tinggi, sehingga menjadikannya pilihan utama dalam usaha perikanan budidaya. Meskipun demikian, kegiatan budidaya udang vaname masih menghadapi sejumlah permasalahan, khususnya pada aspek infrastruktur tambak. Pintu air tambak yang umumnya terbuat dari bahan kayu rentan mengalami kerusakan akibat paparan air asin dalam jangka waktu lama, sehingga berdampak pada menurunnya efisiensi dan keberlanjutan operasional tambak. Selain itu, dari sisi pemasaran, hasil produksi udang masih terbatas pada penjualan di tingkat lokal dan pasar tradisional, tanpa pemanfaatan platform digital atau e-commerce, yang menyebabkan potensi perluasan pasar belum dapat dimaksimalkan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, kegiatan Pengabdian Kemitraan Masyarakat ini menghadirkan penerapan teknologi tepat guna melalui pengembangan pintu air beton hybrid berbahan campuran limbah sawit serta pintu air berbahan stainless steel. Inovasi ini diharapkan mampu meningkatkan daya tahan dan umur pakai infrastruktur tambak. Di samping itu, kegiatan ini juga memberikan pendampingan dalam aspek pemasaran berbasis digital guna membantu mitra dalam memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan nilai tambah produk udang vaname
Copyrights © 2026