Petani merupakan kelompok pekerja sektor informal yang memiliki risiko tinggi mengalami keluhan Low Back Pain (LBP) akibat postur kerja yang tidak ergonomis dan aktivitas fisik berulang. Kondisi ini juga dialami oleh anggota Kelompok Wanita Tani Sekar Arum di Desa Genengan, Kabupaten Karanganyar terutama pada kegiatan pascapanen yang dilakukan dalam posisi duduk membungkuk dalam waktu lama. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan penerapan prinsip ergonomi melalui penyuluhan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), pelatihan peregangan, serta perancangan stasiun kerja yang lebih ergonomis. Metode yang digunakan berupa penyuluhan kesehatan kerja, demonstrasi latihan peregangan, serta pendampingan praktik peregangan yang dapat dilakukan secara mandiri. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, observasi, serta penilaian risiko postur menggunakan metode REBA dan keluhan muskuloskeletal menggunakan Nordic Body Map. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai faktor risiko Low Back Pain serta kemampuan melakukan latihan peregangan dengan benar. Kegiatan ini diharapkan daat membantu petani mengurangi risiko gangguan musculoskeletal dan meningkatkan kenyaman kerja.
Copyrights © 2026