Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gaya supervisi kepala sekolah dalam meningkatkan kepuasan kerja guru di sekolah menengah kejuruan, dengan fokus pada praktik supervisi, proses pelaksanaan, serta implikasi psikologis dan profesional yang ditimbulkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi yang melibatkan 21 partisipan, terdiri atas kepala sekolah, wakil kepala sekolah, tim supervisi, dan guru. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta pengkodean terbuka, aksial, dan selektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya supervisi kepala sekolah bersifat partisipatif, humanis, dan berorientasi pada pengembangan profesional. Supervisi yang melibatkan guru dalam perencanaan, dilaksanakan melalui dialog reflektif, serta didukung umpan balik konstruktif dan pendampingan berkelanjutan mampu membentuk pengalaman psikologis positif, seperti rasa dihargai, aman, percaya diri, dan komitmen kerja. Proses ini secara signifikan berkontribusi terhadap peningkatan kepuasan kerja guru. Penelitian ini terbatas pada satu konteks sekolah sehingga generalisasi temuan bersifat terbatas. Namun demikian, hasil penelitian memberikan implikasi teoretis dengan memperkuat konsep supervisi kolaboratif dan kepemimpinan instruksional melalui pendekatan berbasis pengalaman guru. Kepala sekolah disarankan mengembangkan supervisi yang dialogis, reflektif, dan berkelanjutan dengan menempatkan guru sebagai mitra profesional dalam proses pembinaan. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengungkapan mekanisme bagaimana gaya supervisi membentuk kepuasan kerja guru melalui pengalaman psikologis dan interaksi profesional dalam konteks supervisi akademik.
Copyrights © 2026