Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman mahasiswa PPG Prajabatan PGSD mengenai konsep literasi serta keterampilan mengintegrasikan literasi dalam pembelajaran melalui pemanfaatan platform Diffit. Kegiatan dilatarbelakangi oleh masih sempitnya pemahaman literasi di Indonesia yang cenderung terbatas pada kemampuan membaca dan menulis, serta minimnya praktik literasi yang bersifat kontekstual dan kritis di sekolah dasar. Workshop dilaksanakan dalam dua sesi yang melibatkan 29 mahasiswa, mencakup penguatan konsep literasi—termasuk autonomous literacy dan ideological literacy—serta pelatihan penggunaan Diffit untuk menyusun materi ajar berbasis teks fiksional. Evaluasi dilakukan melalui pre-test, post-test, dan refleksi peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta mengenai literasi sebagai kompetensi multidimensi, termasuk literasi digital, literasi keuangan, dan kemampuan berpikir kritis. Peserta juga mampu mengidentifikasi dan menerapkan konsep autonomous dan ideological literacy dalam konteks pembelajaran. Selain itu, seluruh peserta berhasil membuat materi ajar menggunakan Diffit dan mulai mengintegrasikannya dalam berbagai mata pelajaran, terutama IPAS. Temuan ini penting karena menunjukkan bahwa pemanfaatan Diffit tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis penyusunan materi, tetapi juga memperkuat praktik literasi yang lebih bermakna, kontekstual, dan selaras dengan Kurikulum Merdeka. Program ini memberikan kontribusi strategis dalam menyiapkan calon guru yang literat, adaptif, dan siap menghadirkan pembelajaran yang relevan bagi siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2026