Industri penerbitan di Indonesia menghadapi tantangan signifikan akibat perubahan preferensi pembaca, meningkatnya persaingan digital, dan kebutuhan akan proses bisnis yang adaptif. Sebagai salah satu pelaku usaha di sektor tersebut, Qurota Publisher masih menggunakan model bisnis konvensional yang bersifat linier dan kurang responsif terhadap perubahan pasar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mentransformasi proses bisnis Qurota Publisher melalui penerapan Business Model Canvas (BMC) dan sistem kerja Agile. Metode pelaksanaan terdiri atas empat tahap yaitu, persiapan, pelaksanaan, evaluasi, dan tindak lanjut. Kegiatan pendampingan meliputi penyusunan BMC, pengembangan Standard Operating Procedure (SOP), pelatihan berbasis Agile project management, serta uji coba strategi digital. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan efisiensi waktu produksi sebesar 35%. Keterlibatan pasar digital meningkat sebesar 42%, dan kepuasan internal tim meningkat sebesar 21 poin. Selain menghasilkan dokumen bisnis strategis, kegiatan ini juga mendorong perubahan sosial dalam organisasi. Perubahan tersebut terlihat dari meningkatnya kepemimpinan partisipatif, kolaborasi tim, serta kesadaran terhadap inovasi dan orientasi pelanggan. Kegiatan ini memberikan kontribusi praktis berupa model transformasi proses bisnis berbasis integrasi BMC dan Agile yang dapat diterapkan pada UMKM penerbitan untuk meningkatkan efisiensi dan adaptasi terhadap perubahan pasar.
Copyrights © 2025