Kelainan refraksi mata merupakan gangguan penglihatan dengan prevalensi yang meningkat, terutama pada anak usia dini dan remaja. Peningkatan ini dipicu oleh paparan gawai berlebihan, pencahayaan kurang, dan minimnya pemeriksaan mata rutin, yang berdampak negatif pada kualitas belajar dan produktivitas. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan dan deteksi dini kelainan refraksi serta mempromosikan pentingnya pemeriksaan mata berkala. Unsur keterbaruan PkM adalah integrasi edukasi kesehatan mata interaktif yang dikombinasikan dengan evaluasi pengetahuan melalui pretest dan posttest untuk mengukur efektivitas intervensi. Metode yang digunakan adalah penyuluhan kesehatan (ceramah, diskusi, dan tanya jawab) yang melibatkan 23 peserta. Pengukuran dilakukan menggunakan kuesioner dan dianalisis melalui uji pretest dan posttest, dengan hasil utama berupa peningkatan skor pengetahuan dan capaian N-Gain. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman peserta. Nilai rata-rata pretest 69,57 meningkat menjadi 94,78 pada posttest (selisih 25,21 poin). Analisis N-Gain mengindikasikan sebagian besar peserta berada pada kategori tinggi, dengan 12 peserta mencapai kategori tinggi (N-Gain=1,0) berdasarkan kriteria Hake (1999). Temuan ini membuktikan bahwa program edukasi berhasil meningkatkan pengetahuan masyarakat secara bermakna. PkM ini efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pencegahan dan deteksi dini kelainan refraksi mata.
Copyrights © 2025