Penelitian ini mengkaji efektivitas permainan edukatif unplugged coding (Robot Labirin) dalam meningkatkan kemampuan berpikir komputasional (computational thinking) dan keterampilan pemecahan masalah pada anak usia dini berusia 5–6 tahun. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental one-group pretest–posttest yang melibatkan 20 anak yang dipilih melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui tes berbasis kinerja dan observasi terstruktur, kemudian dianalisis menggunakan uji N-Gain, paired-samples t-test, serta ukuran efek (Cohen’s d). Hasil penelitian menunjukkan peningkatan hasil belajar yang tinggi pada kemampuan berpikir komputasional (N-Gain = 0,90) dan keterampilan pemecahan masalah (N-Gain = 0,91), dengan perbedaan yang signifikan secara statistik antara skor pretest dan posttest (p < 0,05) serta ukuran efek yang besar. Temuan ini menunjukkan bahwa unplugged coding merupakan pendekatan pedagogis yang efektif, sesuai dengan tahap perkembangan anak, dan berbiaya rendah dalam menumbuhkan keterampilan berpikir tingkat tinggi pada pendidikan anak usia dini. Implikasi terhadap praktik pembelajaran, pengembangan teori, dan kebijakan pendidikan anak usia dini turut dibahas.
Copyrights © 2026