Jurnal Tadris IPA Indonesia
Vol. 5 No. 2 (2025)

Pendekatan Inkuiri Berorientasi Education for Sustainable Development (ESD) untuk Meningkatkan Keterampilan Abad 21: A Systematic Literature Review

Henita (Universitas Pendidikan Indonesia)
Diana Rochintaniawati (Unknown)
Rama Wijaya Abdul Rozak (Unknown)
Maulia Depriya Kembara (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Jul 2025

Abstract

Penelitian ini meninjau secara sistematis literatur tentang implementasi pendekatan inkuiri berorientasi Education for Sustainable Development (ESD) dalam pengembangan keterampilan abad ke-21. Dengan metode Systematic Literature Review (SLR) mengacu PRISMA 2020, teridentifikasi 21 artikel terbit tahun 2020–2025 dari Scopus dan Google Scholar. Temuan menunjukkan keterampilan yang paling konsisten dikaitkan ialah 4Cs (berpikir kritis, kolaborasi, komunikasi, kreativitas). Model yang paling efektif meliputi guided inquiry, problem-based learning, dan project-based inquiry yang dipadukan dengan isu keberlanjutan. Keberhasilan implementasi terutama didukung integrasi teknologi, asesmen autentik, dan kompetensi guru, sementara tantangan utama meliputi lemahnya integrasi ESD dalam dokumen pembelajaran, kesiapan guru, kesenjangan asesmen, serta konteks lokal yang belum banyak dieksplorasi. Kebaruan kajian ini terletak pada sintesis mutakhir 2020–2025 yang memetakan pola keterkaitan 4Cs dengan inkuiri serta ESD sekaligus menegaskan faktor pendorong, hambatan, dan celah riset lintas konteks. Temuan ini penting bagi pendidikan IPA karena inkuiri merepresentasikan praktik ilmiah, dan integrasi ESD membuat pembelajaran IPA lebih relevan untuk membangun literasi sains serta kompetensi keberlanjutan dalam menghadapi persoalan lingkungan dan sosial yang kompleks.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

jtii

Publisher

Subject

Chemistry Education Environmental Science Physics Social Sciences

Description

Jurnal Tadris IPA Indonesia diterbitkan oleh Tadris IPA, Fakultas Pendidikan dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo sebagai media untuk meningkatkan kreativitas guru (khususnya guru IPA), dosen, akademisi, dan praktisi yang berkaitan dengan penelitian dan pengabdian ...