Peran strategis industri gula dalam mendukung ketahanan pangan nasional namun tidak diimbangi dengan pemahaman terhadap risiko telah menjadi masalah serius dalam tata kelola. Karena itu, diperlukan upaya strategis untuk memberikan pemahaman secara komprehensif melalui pelatihan manajemen risiko bagi karyawan. Kegiatan pengabdian ini berorientasi pada tujuan strategis tersebut dengan memberikan pemahaman teoretis dan praktis dalam mengenali, menilai, dan mengendalikan risiko. Kegiatan ini dirancang menggunakan pendekatan capacity building berbasis standar ISO 31000 dengan menekankan pentingnya proses terstruktur dalam mengidentifikasi, menganalisis, mengevaluasi, serta mengendalikan risiko. Evaluasi capaian kegiatan dilakukan pengukuran pre-test dan post-test terhadap peserta pelatihan. Untuk mengidentifikasi perubahan tingkat pemahaman dan kesadaran risiko dilakukan pula uji statistik. Hasil program pengabdian memberikan manfaat positif dan menjadi pendekatan efektif dalam memperkuat kapasitas karyawan terhadap kesiapsiagaan risiko. Selain itu ada perbedaan signifikan terhadap pemahaman risiko sebelum dan sesudah mengikuti pelatihan. Program ini berkontribusi praktis dalam implementasi penguatan kapasitas karyawan dan berkontribusi konseptual dalam pengembangan evaluatif dalam studi pengabdian masyarakat.
Copyrights © 2026