Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh POC Kombinasi Limbah Air Kelapa dan Air Cucian Beras terhadap Pertumbuhan Tanaman Bayam serta mengetahui tingkat kelayakan Handout Materi Bioteknologi SMA Kelas XII. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL), yang terdiri atas 3 ulangan pada setiap perlakuan. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Tanjung, Kecamatan Hulu Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi (Pelaksanaan tahap pembuatan Pupuk Organik Cair) pada bulan Februari - Maret 2025. Untuk racangan Handout menggunakan model pengembangan ADDIE (Analyze, Design, dan Development). Hasil pada penelitian ini yaitu variasi perbandingan air kelapa dan air cucian beras terbukti memberikan pengaruh terhadap kadar unsur hara POC (N, P, dan K) serta pertumbuhan tanaman bayam. Perlakuan terbaik terdapat pada kombinasi 6 liter air kelapa + 2 liter air cucian beras + 15% ragi tapai (B4), dengan kadar N total 1,77%, P total 1,57%, dan K total 1,87%. Kombinasi ini menghasilkan unsur hara tertinggi dan pertumbuhan bayam paling optimal dibandingkan perlakuan lainnya. Hasil validasi rancangan Handout menunjukkan rata-rata skor sebesar 3,66 dengan kategori sangat valid, sehingga menunjukkan bahwa Handout yang dikembangkan pada penelitian ini sangat layak digunakan dalam pembelajaran sehingga dapat diterapkan sebagai bahan ajar pendukung materi Bioteknologi di kelas XII.
Copyrights © 2026