Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena polisemi dalam bahasa Indonesia, di mana sebuah kata memiliki lebih dari satu makna yang saling terkait, suatu fenomena yang sering ditemui dalam entri kamus. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis struktur semantik polisemi dalam entri Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), dengan fokus khusus pada leksem yang berkaitan dengan bagian tubuh. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, menggunakan teknik pengumpulan data melalui pembacaan dan pencatatan lema yang memiliki makna ganda, yang kemudian dianalisis berdasarkan hubungan semantiknya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa leksem “kepala,” “tangan,” “mata,” “kaki,” dan “mulut” memiliki makna dasar yang berkembang menjadi makna turunan melalui proses metafora, kesamaan bentuk, kesamaan fungsi, dan perluasan semantik. Hal ini menunjukkan bahwa makna-makna dalam satu kata membentuk jaringan makna yang saling terhubung dalam satu entri kamus. Oleh karena itu, disarankan agar peneliti selanjutnya memperluas studi polisemik dengan memasukkan lebih banyak entri dan mengkaji hubungan antar makna secara lebih mendalam dari perspektif semantik dan leksikografis.
Copyrights © 2026