Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS PENDEKATAN PRAGRMATIK DALAM NOVEL KAMI (BUKAN) SARJANA KERTAS KARYA J.S KHAIREN Fatimah, Nur; Sihaloho, Chintiah Lafezah; Amalia, Poppy; Sitepu, Kezia Tarila Rubina Br; Sinurat, Julianti; Sitorus, Tesalonica Evelin Br; Putri, Dia Ananda; Lubis, Fitriani
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Volume 8 No. 2 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i2.48646

Abstract

Artikel ini membahas penerapan pendekatan pragmatik dalam novel "Kami (Bukan) Sarjana Kertas" oleh J.S. Khairen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis elemen-elemen pragmatik yang muncul dalam dialog dan narasi, serta kontribusinya terhadap pemahaman pembaca. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil analisis menunjukkan bahwa elemen-elemen pragmatik seperti tindak tutur, implikatur, presuposisi, dan deiksis memainkan peran penting dalam menyampaikan pesan moral dan kritik sosial. Penelitian ini juga menemukan bahwa penggunaan bahasa oleh tokoh-tokoh dalam novel secara strategis mencerminkan konteks sosial dan ideologis masyarakat urban Indonesia masa kini. Selain itu, elemen pragmatik tersebut memperkaya nilai estetika karya dan memperdalam keterlibatan emosional pembaca terhadap isu-isu sosial yang diangkat dalam cerita. Dengan demikian, pendekatan pragmatik tidak hanya berfungsi sebagai alat analisis linguistik, tetapi juga sebagai jembatan untuk memahami pesan-pesan tersembunyi dalam karya sastra modern
SUARA GURU TENTANG AI DALAM PENDIDIKAN: ANTARA HARAPAN, KEKHAWATIRAN, DAN REALITAS Fatimah, Nur; Amalia, Poppy; Putri, Dia Ananda; Sitorus, Johannes Bagas; Aprilla, Icut; Sihotang, Uhal Yedija; Prasasti, Tri Indah; Azizah, Nurul
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 3 (2025): Volume 8 No. 3 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i3.51210

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi perspektif guru terhadap implementasi kecerdasan buatan(AI) dalam dunia pendidikan, dengan fokus pada dinamika kompleks antara harapan yang tinggi, kekhawatiran yang mendalam, dan realitas praktis di lapangan. Melalui pendekatanKualitatif yang melibatkan wawancara mendalam dengan 150 guru dari berbagai jenjang pendidikan, survei komprehensif, dan observasi langsung di kelas, penelitian ini mengungkap spektrum pandangan yang beragam mengenai peran AI dalam transformasi pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar guru (78%) memiliki harapan besar terhadap potensi AI untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran, personalisasi pengajaran, dan otomatisasi tugas-tugas administratif. Para guru melihat AI sebagai alat yang dapat membantu mengidentifikasi gaya belajar siswa, menyediakan feedback real-time, dan menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih adaptif. Namun demikian, penelitian ini juga mengidentifikasi kekhawatiran signifikan yang dialami guru, termasuk ketakutan akan penggantian peran manusia (65% responden), keraguan terhadap kualitas konten yang dihasilkan AI (58%), dan keprihatinan mengenai ketergantungan teknologi yang berlebihan pada siswa (72%). Aspek privasi dan keamanan data juga menjadi perhatian utama, dengan 84% guru menyatakan kebutuhan akan regulasi yang lebih ketat. Dalam konteks realitas implementasi, penelitian mengungkap kesenjangan antara ekspektasi dan praktik sehari-hari.Keterbatasan infrastruktur teknologi di sekolah, kurangnya pelatihan yang memadai, dan resistensi terhadap perubahan menjadi hambatan utama dalam adopsi AI. Hanya 34% guru yang melaporkan memiliki akses dan kemampuan yang cukup untuk mengintegrasikan AI secara efektif dalam praktik mengajar mereka. Temuan ini mengindikasikan perlunya pendekatan holistik yang melibatkan peningkatan literasi digital guru, pengembangan kebijakan yang tepat, dan penyediaan dukungan teknis yang berkelanjutan untuk mewujudkan potensi positif AI dalam pendidikan.
Pemanfaatan Cerita Rakyat Malin Kundang Sebagai Media Pembelajaran Bipa Untuk Penguatan Pemahaman Nilai Kearifan Lokal Di Indonesia Fatimah, Nur; Putri, Dia Ananda; Amalia, Poppy; Harahap, Safinatul
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan cerita rakyat Malin Kundang sebagai media pembelajaran dalam program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) serta mengidentifikasi nilai-nilai kearifan lokal yang terkandung di dalamnya. Pembelajaran BIPA tidak hanya berfokus pada aspek linguistik, tetapi juga menekankan integrasi budaya sebagai bagian dari kompetensi komunikatif. Cerita rakyat sebagai produk budaya lokal memiliki potensi strategis untuk menghubungkan pembelajaran bahasa dan pemahaman lintas budaya secara kontekstual. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber data berupa teks cerita rakyat Malin Kundang sebagai data primer dan berbagai literatur terkait BIPA, sastra, serta kearifan lokal sebagai data sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka dengan membaca dan mencatat bagian-bagian cerita yang mengandung nilai budaya dan pesan moral. Analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi, mengelompokkan, dan mendeskripsikan nilai-nilai kearifan lokal yang relevan dengan pembelajaran BIPA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerita Malin Kundang memuat nilai kearifan lokal seperti bakti kepada orang tua, kerendahan hati, tidak melupakan asal-usul, tanggung jawab terhadap keluarga, serta konsekuensi dari setiap perbuatan. Nilai-nilai tersebut relevan untuk diintegrasikan dalam pembelajaran BIPA tingkat menengah melalui aktivitas membaca, diskusi lintas budaya, analisis karakter, bermain peran, dan penulisan reflektif. Pemanfaatan cerita rakyat dalam pembelajaran BIPA terbukti mampu meningkatkan kompetensi kebahasaan sekaligus memperkuat pemahaman budaya pemelajar secara kontekstual dan bermakna.
Analisis Makna Polisemi dalam Entri Kamus Bahasa Indonesia Simanjorang, Jesica; Situmorang, Stevani; Sihaloho, Chintiah Lafaezah; Putri, Dia Ananda; Puteri, Anggia
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena polisemi dalam bahasa Indonesia, di mana sebuah kata memiliki lebih dari satu makna yang saling terkait, suatu fenomena yang sering ditemui dalam entri kamus. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis struktur semantik polisemi dalam entri Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), dengan fokus khusus pada leksem yang berkaitan dengan bagian tubuh. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, menggunakan teknik pengumpulan data melalui pembacaan dan pencatatan lema yang memiliki makna ganda, yang kemudian dianalisis berdasarkan hubungan semantiknya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa leksem “kepala,” “tangan,” “mata,” “kaki,” dan “mulut” memiliki makna dasar yang berkembang menjadi makna turunan melalui proses metafora, kesamaan bentuk, kesamaan fungsi, dan perluasan semantik. Hal ini menunjukkan bahwa makna-makna dalam satu kata membentuk jaringan makna yang saling terhubung dalam satu entri kamus. Oleh karena itu, disarankan agar peneliti selanjutnya memperluas studi polisemik dengan memasukkan lebih banyak entri dan mengkaji hubungan antar makna secara lebih mendalam dari perspektif semantik dan leksikografis.