Kajian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana tingkat pemahaman mahasiswa mengenai ontologi dalam kegiatan olahraga, terutama terkait pemahaman ontologi dengan hakikat dan tujuan dari kegiatan olahraga yang responden lakukan. Metode yang dipakai adalah kuantitatif deskriptif, di mana data diperoleh dari 47 mahasiswa terkait melalui kuesioner angket berskala Likert. Temuan dari analisis menunjukkan bahwa pemahaman ontologi mahasiswa dalam kegiatan olahraga tidak selalu berbanding lurus dengan hakikat dan tujuan mereka melakukan kegiatan olahraga. Sebagian responden menyetujui bahwa setiap kegiatan olahraga memiliki hakikat dan tujuan dasarnya masing masing, dan responden juga menyetujui mereka melihat olahraga bukan hanya aktivitas fisik, tetapi juga mengandung nilai dan makna tertentu, dan sebagian responden juga menyetujui bahwa setiap cabang olahraga memiliki ciri khas yang membuat nya berbeda dari kegiatan olahraga lainnya, dan sebagian besar responden juga menyetujui bahwa dengan memahami hakikat sebuah olahraga membuat mereka jadi lebih menghargai aturan dan proses di dalamnya. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Dengan memahami ontologi dalam kegiatan olahraga akan membuat kegiatan olahraga menjadi lebih memiliki tujuan dan akan membuat lebih memahami aturan dan proses dari kegiatan olahrga yang mereka lakukan. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa pemahaman ontologi dalam kegiatan olahraga merupakan aspek penting yang perlu dikembangkan oleh setiap pelaku olahraga. Ontologi tidak hanya membahas gerak fisik, tetapi juga makna mendalam berupa nilai, aturan, dan esensi dari kegiatan olahraga itu sendiri Kata kunci : Ontologi, Hakikat dan tujuan kegiatan olahraga
Copyrights © 2026