Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Implementasi Sanksi dan Perubahan Perilaku Narapidana dalam Sistem Pemasyarakatan Indonesia serta Dampak Pemberian Sanksi dan Perubahan Perilaku Narapidana dalam Sistem Pemasyarakatan Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan yuridis-normatif yang diperkaya dengan kajian empiris melalui studi literatur, regulasi pemasyarakatan, serta data kebijakan terkait sistem pembinaan narapidana. Analisis implementasi kebijakan dilakukan dengan menggunakan model implementasi George C. Edward III yang meliputi variabel komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pemberian sanksi berjalan efektif dan sesuai dengan kerangka kebijakan pemasyarakatan yang berlaku. Sosialisasi tata tertib kepada narapidana, dukungan sumber daya manusia yang memadai, komitmen petugas dalam menjalankan aturan, serta struktur birokrasi yang jelas menjadi faktor penting yang mendukung keberhasilan penerapan sanksi. Pemberian sanksi terbukti memberikan dampak positif terhadap perubahan perilaku narapidana, seperti meningkatnya kepatuhan terhadap aturan, munculnya rasa jera, serta tumbuhnya kesadaran hukum dan kedisiplinan. Namun demikian, efektivitas sanksi juga dipengaruhi oleh kondisi psikologis dan latar belakang narapidana sehingga pendekatan pembinaan tidak dapat dilakukan secara seragam. Oleh karena itu, penerapan sanksi perlu diintegrasikan dengan program pembinaan yang berkelanjutan agar dapat mendukung proses rehabilitasi dan reintegrasi sosial narapidana secara optimal dalam sistem pemasyarakatan Indonesia
Copyrights © 2026