Puasa Ramadan tidak hanya dimaknai sebagai ibadah spiritual, tetapi juga memiliki implikasi terhadap kesehatan tubuh dan kondisi psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis puasa dalam perspektif biologi, khususnya terkait adaptasi metabolisme serta dampaknya terhadap kesehatan fisik, pencernaan, konsentrasi belajar, dan regulasi emosi. Penelitian dilakukan melalui studi literatur yang didukung survei angket kepada 30 siswa sekolah menengah atas. Data dianalisis secara deskriptif berdasarkan distribusi jawaban responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa merasakan tubuh mampu beradaptasi, pencernaan menjadi lebih nyaman, serta emosi lebih terkontrol selama puasa, meskipun konsentrasi belajar menunjukkan variasi pengalaman. Dengan demikian, puasa tidak hanya memiliki nilai spiritual, tetapi juga memberikan manfaat biologis yang nyata bagi kesehatan tubuh dan kesejahteraan psikologis.
Copyrights © 2026