Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan permasalahan emosional peserta didik di SPNF SKB Kota X serta pelaksanaan intervensi berbasis psikoedukasi sebagai upaya peningkatan kemampuan regulasi emosi. Latar belakang penelitian didasari oleh temuan adanya kesulitan anak dalam mengenali, mengekspresikan, dan mengelola emosi yang berkaitan dengan dinamika keluarga, khususnya pola asuh yang kurang konsisten dan kondisi keluarga tidak harmonis. Metode yang digunakan berupa asesmen kualitatif melalui observasi, wawancara, Focus Group Discussion (FGD), dan kuesioner persepsi anak terhadap orang tua. Berdasarkan hasil asesmen, intervensi dilakukan pada tiga level, yaitu anak, orang tua, dan guru. Intervensi kepada anak dilaksanakan melalui psikoedukasi regulasi emosi, sementara orang tua memperoleh psikoedukasi pola asuh efektif disertai buku saku, serta guru mendapatkan penguatan peran pendampingan psikologis awal. Hasil intervensi menunjukkan adanya peningkatan kesadaran emosi, keberanian mengekspresikan perasaan, serta pemahaman awal strategi regulasi emosi yang lebih adaptif. Meskipun demikian, perubahan perilaku memerlukan penguatan berkelanjutan melalui dukungan keluarga dan sekolah. Penelitian ini menegaskan pentingnya intervensi kolaboratif dalam mendukung kesejahteraan psikologis peserta didik pendidikan nonformal.
Copyrights © 2026