Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya variasi model pembelajaran di SD Negeri 09 Parimburan. Guru masih dominan menggunakan metode konvensional yang membuat siswa pasif, cepat bosan, dan kesulitan memahami materi, sehingga berdampak pada rendahnya hasil belajar. Untuk mengatasi masalah tersebut, digunakan model Student Facilitator and Explaining (SFaE) berbantuan media PowerPoint interaktif, yang mendorong siswa menyampaikan kembali materi kepada teman sekelas agar pembelajaran lebih aktif dan bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model SFaE terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS kelas IV. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain quasi eksperimen tipe Non Equivalent Group Design. Teknik pengumpulan data melalui tes dan dokumentasi, serta uji instrumen meliputi validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, dan daya beda. Uji prasyarat meliputi normalitas dan homogenitas, sedangkan uji hipotesis menggunakan Independent Sample T-test. Hasil menunjukkan nilai = 6,08 > = 2,02 pada taraf signifikansi 0,05 dan db (n-1= 19. Ini menunjukkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian, model pembelajaran SFaE berbantuan media interaktif berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa.
Copyrights © 2026