Penelitian ini berfokus pada peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membina karakter semangat kebangsaan siswa di SMA Arinda Palembang. Tujuannya untuk mengetahui peran guru PAI dalam proses tersebut dan mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik Analisis Data menggunakan analisis Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan verifikasi atau penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI berperan penting melalui teladan dan bimbingan. Sebagai teladan, guru PAI hadir tepat waktu, berpakaian rapi saat upacara, menggunakan bahasa Indonesia yang baik, mengajak berdiskusi tentang nilai-nilai kebangsaan, berdiskusi tentang sejarah pahlawan, dan melakukan icebreaking dengan menyanyikan lagu-lagu nasional. Sebagai pembimbing, guru PAI memberikan informasi tentang perlombaan, mengaitkan nilai-nilai agama dengan kebangsaan seperti toleransi, persatuan, dan cinta tanah air, serta memanfaatkan contoh sejarah Islam dan isu-isu terkini. Faktor pendukungnya antara lain dukungan guru dan sekolah, relevansi materi pembelajaran, keterlibatan aktif guru PAI, adanya pendidikan karakter,metode pembelajaran yang menarik, dan kegiatan ekstrakurikuler Paskibra. Namun, beberapa kendala yang dihadapi adalah keterbatasan finansial, waktu, pengaruh budaya asing, media sosial, lingkungan sosial, dan jumlah guru. Kesimpulannya, peran guru PAI sangat signifikan dalam membina karakter semangat kebangsaan siswa meskipun menghadapi tantangan. Penelitian ini memberikan wawasan strategis untuk meningkatkan pembinaan karakter semangat kebangsaan melalui pendekatan yang lebih efektif.
Copyrights © 2026