Pendidikan di Indonesia bersifat dinamis dan memerlukan peningkatan kualitas secara berkesinambungan. Peningkatan kualitas tersebut bertujuan untuk mengoptimalkan potensi siswa, sehingga menciptakan individu yang cerdas, mandiri, dan kompetitif. Ini menjadi tantangan bagi guru untuk dapat adaptif terhadap perubahan serta melakukan inovasi untuk mencapai tujuan tersebut. Kecendurungan siswa yang masih mengandalkan hafalan juga menyebabkan pemahamannya kurang mendalam dan kemampuannya dalam memecahkan masalah rendah. Oleh karena itu diperlukan upaya pengembangan mathematical thinking sebagai guiding force dalam pemecahan masalah. Deep learning merupakan pendekatan pembelajaran yang menekankan pemahaman konsep dan penguasaan kompetensi secara mendalam, dalam cakupan materi yang lebih sempit sehingga dapat mendukung pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan. Dengan tiga prinsip tersebut deep learning dapat digunakan sebagai pendekatan untuk mengembangkan mathematical thinking siswa. Namun demikian belum banyak guru yang memiliki bekal pengetahuan serta keterampilan untuk menerapkannya, khususnya pada pembelajaran matematika. Oleh karena itu, Research Group Dikdasmen UNS bekerjasama dengan MGMP Matematika SMP Kota Surakarta melaksanakan pendampingan dengan tujuan untuk meningkatkan adaptabilitas guru untuk mengembangkan mathematical thinking siswa dengan penerapan pendekatan deep learning. Pendampingan dilaksanakan melalui empat tahapan yaitu brainstorming terkait pendekatan deep learning dan implementasinya pada pembelajaran matematika, penyusunan desain pembelajaran, diskusi mengenai implementasi desain pembelajaran, dan refleksi. Hasil pendampingan menunjukkan bahwa guru sudah mampu mendesain dan mengimplementasikan pendekatan deep learning dengan cukup baik. Guru menyatakan bahwa pendekatan deep learning meningkatkan ketertarikan belajar serta pemahaman siswa. Namun demikian guru masih menemui hambatan antara lain keterbatasan waktu, perbedaan kecepatan belajar siswa, serta referensi untuk modul ajar yang terbatas.
Copyrights © 2026