Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan praktik personal hygiene santri sebagai upaya pencegahan penyakit kulit, khususnya skabies, di lingkungan Pondok Pesantren Al-Hikmah dan Madrasah Aliyah Al-Hikmah, Kota Tasikmalaya. Lingkungan pesantren yang padat dan penggunaan fasilitas secara komunal menjadi faktor risiko utama terhadap munculnya masalah kesehatan kulit. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 16 Agustus 2025 dengan pendekatan Participatory Learning and Action, melibatkan 47 santri dalam rangkaian kegiatan edukatif yang mencakup pre-test, penyampaian materi, post-test, simulasi penggunaan alat kesehatan, serta pembentukan kader kesehatan remaja. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan santri setelah intervensi, dengan nilai rata-rata pre-test sebesar 11,60 dan post-test sebesar 12,47 (p = 0,002). Edukasi yang diberikan terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman santri mengenai prinsip kebersihan diri dan pencegahan skabies. Selain itu, pembentukan kader kesehatan remaja dan advokasi kepada pengelola pesantren turut memperkuat keberlanjutan program. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pondok pesantren memiliki peran strategis dalam mendukung agenda kota sehat melalui edukasi kesehatan berbasis komunitas. Intervensi personal hygiene yang terstruktur dan partisipatif dapat menjadi model pengabdian yang efektif dalam meningkatkan kualitas hidup remaja di lingkungan pendidikan berbasis pesantren.
Copyrights © 2026