Bactrocera carambolae merupakan salah satu hama utama yang menyerang komoditi hortikultura. Serangan Bactrocera di Indonesia memberikan dampak ekonomi yang luar biasa. Upaya pengendalian yang popular adalah menggunakan pestisida sintetik namun memberikan efek samping. Perlu teknologi alternatif yang lebih ramah lingkungan seperti pestisida botani. Salah satu bahan yang dapat digunakan adalah Lantana camara yang mengandung senyawa alkaloid, saponin, flavonoid, anethol, cineol dan senyawa aktif lain. Penggunaan ekstrak L. camara sangat potensial diterapkan pada pengendalian B. carambolae karena sifat repelennya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh repelen ekstrak L. camara bagi B. carambolae dan mengetahui daya proteksinya. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan desain penelitian Rancangan Acak Lengkap sebanyak 5 perlakuan yaitu konsentrasi 2%, 4%, 6%, 8% dan 10%. Ekstraksi menggunakan metode maserasi dengan etanol 70% kemudian dipekatkan menggunakan rotary evaporator. Pengujian pengaruh ekstrak menggunakan olfactometer tipe Y dengan hasil ANOVA nilai p<0,05 menunjukan ada pengaruh signifikan sehingga dilanjutkan dengan Uji Duncan. Hasilnya rerata repellency dari konsentrasi terendah ke tinggi berturut-turut 70a; 83,3ab; 90b; 93,3b; 93,3b. Ekstrak L. camara memberikan pengaruh repelen bagi B. carambolae dengan konsentrasi efektif ≥ 6% dengan daya proteksi sangat tinggi.Kata kunci: Daya Proteksi, Hortikultura, Lalat Buah, Pestisida Botani, Repellency
Copyrights © 2026